Seorang pengguna MacBook Pro Intel 2019 datang ke Apple Store untuk memperbaiki baterainya. Ia ingin memperpanjang usia perangkatnya karena masih memakai partisi Windows untuk bekerja. Ketika teknisi memeriksa perangkat tersebut, mereka menemukan masalah pada baterai dan komponen lain. Karena kondisi itu, Apple memutuskan memberikan penggantian unit, bukan perbaikan.

Apple Mengganti MacBook Lama dengan MacBook Pro M5

Apple langsung menawarkan unit MacBook Pro 14 inci berchip M5, sebuah perangkat yang jauh lebih cepat dan jauh lebih efisien. Unit ini biasanya dijual sekitar US$1.599. AppleCare+ yang dimiliki pengguna tersebut membuat tim teknisi memilih opsi penggantian cepat agar proses layanan berjalan lebih efisien.

Pengguna menerima unitnya, tetapi ia tidak merasa puas.

Alasan Pengguna Tetap Komplain

Ia menyampaikan keluhan karena masih membutuhkan konfigurasi lama, terutama partisi Windows yang tidak berjalan optimal di MacBook chip Apple Silicon. Ia juga merasa Apple tidak menghargai permintaannya untuk mempertahankan perangkat Intel. Selain itu, ia menilai keputusan penggantian ini sebagai contoh planned obsolescence, karena Apple bergerak terlalu cepat meninggalkan MacBook berbasis Intel.

Respons Publik Terhadap Kasus Ini

Komunitas teknologi bereaksi cukup beragam. Beberapa orang menganggap Apple sangat dermawan karena memberikan perangkat baru dengan nilai jauh lebih tinggi. Sebaliknya, sebagian pengguna lain merasa Apple tidak memberi ruang bagi konsumen yang masih membutuhkan kompatibilitas Intel. Kasus ini akhirnya menimbulkan diskusi mengenai arah ekosistem Apple di masa depan.

Apakah Penggantian Unit Lebih Baik?

Pada banyak situasi, pengguna justru mendapatkan keuntungan besar. Mereka menerima perangkat lebih cepat, lebih efisien, dan lebih kuat. Namun, beberapa pengguna memang membutuhkan opsi perbaikan, bukan penggantian total. Kebutuhan teknis seperti penggunaan Windows, perangkat lunak lawas, atau workflow tertentu sering membuat pengguna Intel merasa lebih nyaman bertahan di generasi lama.

Jika kamu memiliki MacBook dan menemukan masalah yang mirip, kamu bisa mengecek kondisi baterai atau logic board di Service MacBook Asoris sebagai langkah awal.